LGBT Dan Hikmahnya

10.21 0 Comments A+ a-


Fenomena LGBT Di Indonesia, Sebuah Pembelajaran Ataukah Ujian "

Fenomena LGBT " lesbian, gay, biseksual, dan transgender" populer saat ini dengan LGBT, sebuah isu sosial mengejutkan yang begitu dahsyat efek viralnya, mesin google mencatat sepanjang bulan Juni 2015 trand pencarian istilah LGBT ini terus melonjak dan puncaknya bulan januari 2016 google trand mencatat sebagai istilah paling banyak dicari.


Banyak diantara kita sebenarnya sangat tidak perduli dengan prilaku yang tak umum " Normal " sehingga bisa disebut " tak normal " bagi orang-orang yang secara alami memiliki prilaku norma kehidupan ini yang senantiasa di ciptakan berpasang-pasangan, ada siang ada malam,ada hitam ada putih, ada normal ada tak normal..nah mengapa sebenarnya fenomena LGBT saat ini begitu populer padahal perilaku tersebut sudah ada sejak zaman dulu, bahkan bagi ummat muslim prilaku ini sudah diceritakan dalam kitab Al-qur'an yang digambarkan dalam kisah kaum Nabi Luth yang memperaktekkan prilaku LGBT ini dan kemudian di azab Allah. Fenomena ini tentu tak lepas dari rencana tuhan dan pastinya banyak pelajaran pula yang bisa kita ambil.

Saya mencatat setidaknya ada 2 hal penting dari fenomena LGBT ini :

PERTAMA ; Dengan munculnya fenomena LGBT merupakan kehendak Tuhan, Tuhan ingin mengingatkan kita bahwa diantara sekian mahluk Allah SWT yang tengah berjalan dimuka bumi ini ada prilaku-prilaku yang TIDAK NORMAL dan itu bisa saja tanpa kita sadari prilaku tersebut terjadi tanpa tersentuh oleh manusia normal sehingga dianggap hanya angin lalu bahkan terkadang lolos dari perhatian.

KEDUA ; Fenomena LGBT akan menjadi iktibar dan kewaspadaan tersendiri bagi kita orang tua, agar benar-benar memperhatikan prilaku anak-anak kita, memperhatikan sedetail mungkin kehidupan masa kanak-kanaknya, masa remajanya dan sampai betul-betul sempurna menjadi pribadi yang wajar hingga jenjang pernikahannya.

Dari 2 faedah fenomena LGBT ini, kita tidak akan memberikan justifikasi ataupun penghakiman pada para pelaku LGBT ini,akan tetapi ini sebagai bentuk kepedulian sebagai manusia normal, manusia yang diciptakan Tuhan secara berpasang-pasangan agar melahirkan generasi demi generasi, pada akhirnya tidak terjadi kepunahan pada mahluk yang bernama manusia ini. Layaklah bahwa prilaku LGBT kita anggap sebagai tindakan yang tidak sesuai dengan kondratnya sebagai manusia.

Nah tentu yang paling penting saat ini untuk menjadi tugas kita bersama, sebagai insan-insan yang berprilaku normal untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak kita tentang pentingnya meneruskan kelanjutan dan keberlangsungan generasi-generasi manusia yang berkwalitas, sebagai mana tujuan tuhan menciptakan kita agar menjadi pemimpin pada keluarga,masyarakat dan negaranya.

Bagaimana mungkin generasi-generasi berkwalitas baru bisa tercipta bila manusia tidak lagi melanjutkan perkawinan dan menghasilkan keturunan keturunan baru bagi dunia ini. Bayangkan...bila LGBT ini dianggap sebuah kewajaran,maka punahlah generasi manusia mendatang karena perempuaan kawin dengan perempuan yang tidak mungkin memiliki keturuan, apalagi pria kawin dengan pria apa mungkin memiliki keturunan. Nah disinilah sebenarnya mengapa kemudian tuhan menciptkan kita berpasang-pasangan, kasih mengasihi pada lain jenisnya..agar generasi manusia tidak punah dan semua demi kepentingan manusia pula.

Sebagai penutup tulisan singkat ini, mari kita berdo'a semoga kita diberi keturunan oleh Allah SWT keturunan yang berprilaku normal, memberikan anak cucu bagi kita yang normal pula serta bisa menjadi pribadi pribadi yang berguna sesuai kodradnya masing-masing. Kita pun berdo'a semoga para pelaku LGBT diberi kemampuan untuk merubah prilakunya, do'akan mereka kuat pada cobaan ini.
Kita menyadari semua orang punya cobaan dan kecenderungan negatif pada diri masing-masing dalam hidupnya, tinggal kita mau berusaha menjalani cobaan tersebut dengan sabar.
Orang normal cobaannya bila menyangkut kepuasan nafsu seksual tentu pada wanita, tetapi tuhan memberikan aturan bagaimana cara melampiaskannya, sedangkan para LGBT juga punya kecenderungan kepuasan fantasi seksual pada sesama jenis maka cobaan ini juga hampir sama dengan cobaan pria pada wanita tadi, sama-sama beratnya, tetapi bila kita berusaha dengan sungguh-sungguh insyaallah anda akan berhasil mengatasi kecenderungan prilaku yang menyimpang ini.

Sekali lagi pesan kita...LGBT adalah sebuah prilaku dan prilaku harusnya bisa diperbaiki. Buat anda sebagai seorang ayah atau anda seorang ibu, pastilah tidak menginginkan putra-putri kita terlibat dalam prilaku ini, semoga Tuhan Yang maha ESA melindungi kita semua dari prilaku-prilaku LGBT ini... Amiin...