Belajar Tidak Mentoleransi diri

01.53 0 Comments A+ a-


Ada masalah yang paling kelasik pada saya adalah membiasakan menunda nunda pekerjaan,saya sering berfikir kalo pekerjaan itu masih bisa saya kerjakan nanti malam atau 1 jam lagi.Tapi setelah sampai jadwal yang ditentukan kemudian masih cari alasan kalau pekerjaan ini itu masih belum begitu penting.


Kondisi saya mungkin juga pernah terjadi pada seseorang atau mungkin anda juga saat ini,saya hanya berfikir bila mana pekerjaan itu saya kerjakan tidaklah beresiko, toh ini adalah pekerjaan sepele.Kebiasaan ini setelah saya pelajari dari beberapa referensi, ternyata  ini kebiasaan mentoleransi diri sendiri, kebiasaan mentoleransi diri sendiri akibatnya sangat tidak baik dan lama lama menjadi penyakit kepribadian dan berujung pada kebiasaan menunda yang seharusnya tidak perlu ditunda, mulailah Belajar Tidak Mentoleransi diri.


Kebiasaan menunda sangat membahayakan diri sendiri dan bila sudah menjadi prilaku sehari hari, akibatnya ternyata sangat FATAL sekali.Kenapa demikian? secara alamiah manusia adalah pemalas,sehingga bila mentoleransi diri sendiri dengan sikap sikap malas,bertumbuh menjadi sikap menunda nunda pekerjaan kemudian juga bisa menunda menunda kesuksesan kita.


Mari kita amati, apakah benar secara naluriyah manusia itu pemalas? secara tidak langsung kita lihat, tiap individu pastilah memilih sebuah pekerjaan yang paling mudah dan paling gampang ditunda pekerjaan itu (JUJUR SAJA) hal ini menunjukkan bahwa kita manusia sebenarnya pemalas. akan tetapi apabila rasa malas kita toleransi rasa malas ini maka akibatnya sangat membahayakan, ini khusus seseorang yang belum memiliki bekal yang cukup untuk memenuhi kewajibannya (terkecuali anda sudah punya sistym atau jadi bos,boleh malas).Maka jalan satu satunya untuk mengalahkan sifat dasar manusia ini,yaitu janganlah selalu bersikap toleransi pada diri sendiri, saatnya Belajar Tidak Mentoleransi diri 


Sikap toleransi pada diri sendiri negatif   bisa sebagai berikut :



  1. Mengatakan pada diri sendiri " ah masih belum waktunya berjuang,aku masih muda "

  2. Bersikap acuh tah acuh pada waktu " kan masih ada besok" kalo sudah siap aku akan mulai beraksi.

  3. Mengadili diri sendiri bahwa dirinya tidak bisa melakukan sebuah terobosan terobosan baru,hidup dengan mengatakan " aku  ya seperti ini saja,biarlah yang lain duluan,kalau nasibku baik pasti berhasil "

  4. Memiliki sikap sikap tidak jelas tujuan dan tanpa target,hidup mengikuti angin bertiup.

  5. Acuh tidak acuh pada kewajiban dan tanggung jawabnya.

  6. Selalu memaafkan setiap kesalahan yang sama yang terjadi dalam hidupnya,mengulang ngulang perbuatan tercela yang sebenarnya tahu hal itu kurang baik bagi hidupnya.



Itulah sebagian dari sikap sikap yang di timbulkan akibat selalu mentoleransi diri sendiri,bila sikap sikap ini terus terpelihara maka sudah bisa dipastikan hidup kita jadi sangat tidak berarti,akan banyak waktu dan kesempatan yang terbuang sia sia dalam hidup ini.Semoga kita bersama membuang sikap mentoleransi diri yang menghambat menuju kesuksesan dan kemanfaatan hidup kita.amin


Belajar